Posted by: gwgendutloh | September 27, 2009

Hari Sabtu itu….(lanjutan)

undangan

source: Taufshwara Orangufan's Photos facebook

(noon – Sukabumi – my room)

voice:

Hari ini tepat seminggu setelah lebaran 1430H, suasana hati gw udah jauh lebih tenang, biar waktu libur gw tinggal seminggu lagi tapi gw masih menikmatinya…dan gw rasa ini waktunya untuk menyambung cerita di blog gw sebelumnya .

Flash Back

Hari Sabtu itu ada sms masuk. Sms yang isinya menuliskan kekesalan pada studio tempat gw bekerja. “Hmmm, ada apa lagi ini”….. pikir gw waktu itu. Setelah sms dan telp balik gw akhirnya dijawab…finally gw tahu sumber permasalahannya, yaitu undangan ke Gala Premier film Meraih Mimpi (Sing to the Dawn versi Indonesia-film hasil produksi studio kami). Masalahnya (yang gw tangkap pertama kali) adalah jumlah anak-anak yang terdaftar adalah 10 orang tapi undangannya jadi hanya 5 saja padahal sebelumnya dijanjikan 10 juga. Karena masih sedikit membingungkan gw tanya lagi apakah itu artinya ada anak2 yang sudah mendaftar jadi tercoret 5 orang. Jawabnya ternyata bukan, anak2 semua tetap terundang cuman karena dari proses komunikasi selama persiapan gala premier ini tersirat bahwa yang akan didapat adalah 10 undangan untuk 10 anak maka emosi menjadi tak terbendung tatkala ‘Gong’nya berubah menjadi 5 undangan untuk 10 anak.

EEEAAALAAAAAAH…. gw pikir ada yang kelewat. Dalam sms selanjutnya gw berusaha menenangkan (mudah2an dianggap begitu) dan menjelaskan bahwa yang penting adalah semua anak-anak terakomodir, ngga ada yang kelewat, dan yang penting anak-anak semuanya bisa melihat hasil jerih payah mereka selama kurang lebih 3 tahun membuat film ini,bahwa yang penting adalah kita sudah bersama-sama (dalam arti sebenarnya karena 7X24X1 bulanX3 tahun kita selalu ketemu di studio dan di tempat tinggal kita) menjadi suatu keluarga besar.

Tapi nampaknya hal yang gw sebut itu dirasa kurang penting…wujud fisik sebuah undangan satu untuk satu orang dan tata cara pemberitahuan mengenai acara gala tersebut terpilih menjadi suatu hal yang lebih penting. Dan semua tertuang dalam bentuk sms, chat maupun status dalam jejaring sosial. Please call me a teenage drama King (masa queen hehehe) -i dont mind- but for the truth gw sedih banget melihat itu dan juga kesal. Kesal yang jauh melebihi kekesalan gw pada seorang animator di antah berantah yang entah kenapa susah sekali menerima film kami ini sebagai film Indonesia. Kesal karena kenapa hal fisik undangan saja bisa membuat perasaan sebal pada studio tempat gw bekerja ini (behubung institusi yang disebut berarti gw anggap gw juga termasuk yang disebali).

Sedih karena apakah ngga terpikirkan bagaimana jumpalitannya kami di sini untuk mempersiapkan acara gala itu terlaksana dengan baik. Well gw ngga bicara soal perayaannya ya tp yang gw maksud di sini adalah biar kami misuh-misuh dan selalu ‘beradu” dengan ifw sing karena kekacauan yang mereka buat, kami di sini selalu berusaha memperbaiki kekacauan itu hanya demi suksesnya acara gala premier tersebut, sampai akhirnya apa yang kami buat itu ngga tertayangkan karena sarana di tempat gala tersebut sedang dalam perbaikan, kami di sini masih berusaha tersenyum karena yang penting acara gala tersebut dapat berjalan dengan baik. Sedih, karena apa ngga terpikirkan bahwa kami di sini membayangkan betapa enaknya teman-teman di sana bisa menkmati acara Gala untuk VVIP sementara ada seseorang di sini, yang merupakan urat nadi film dan studio ini, tidak mendapat undangan satu pun untuk kedua acara premier film ini di Jakarta.

Sedih, karena yang menyampaikan dan men’sebal’i studio kami adalah seseorang yang sangat berarti buat gw, seorang sahabat…seorang…

at the end, sudahlah, apa yang gw tulis ini juga sebenarnya ga penting. Sukur-sukur kalo bisa jadi sarana intropeksi buat gw. Yang penting kita -setidaknya- sudah berkarya bersama. Mudah2an film ini bisa laku dan bisa bikin film layar lebar lagi, yang keduaX..loh…hehehehe

(End – fade out)

adding text

baru seminggu kan, mohon maaf ya kalo ada salah2 yang udah gw lakukan baik sengaja maupun ngga ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: